Menyusuri Jejak Soeharto di Masjid Istiqlal Bosnia
5/19/2017
‘’Orang Bosnia menyebutnya itu Masjid Soeharto atau menyebut Masjid
Indonesia,’’ kata Hasan Turki, pemandu tur Himpuh Bakan Klasik ketika
sampai di dekat kawasan pusat kota Sarajevo yang menjadi ibu kota Bosnia
Herzegofina. Hasan menyebut sebuah bangunan masjid yang punya dua
menara dan bangunan terdiri dari tiga lantai yng diarsiteki mendian
arsitek Ahamd Nu’man itu.
‘’Masjid dengan nama resmi ‘Masjid
Istiqlal’ itu dibangun selama enam tahun dari 1995 -2002. Lokasinya
memang dipilih di tengah lembah yang di depannya ada tempat tempat
parkir yang luas,’’ katanya seraya menyebutkan luas bangunan masjid itu
mencapai 2.500 meter persegi. Sedangkan, data fisik dua menaranya
masing-masing diketahui mencapai 48 meter. Dan tinggi bangunan masjidnya
mencapai 27 meter.
Dari jauh bangunan masjid yang menelan
pembiayaan sebanyak 2,7 jutadola memang terlihat menonjol karena di
Sarajevo tidak banyak berdiri bangunan bertingkat tinggi. Maka tidak
mengherankan bila Masjid Istiqlal ini kemudian menjadi salah satu ikon
kota yang sempat menjadi mengalami perang yang berdarah-darah.
‘’Harus
diakui memang ada peran Soeharto di situ. Dan seluruh rakyat Bosnia
mengetahuinya. Di kala hari libur dan Jumat banyak orang pergi
mengunjungi masjid tersebut,’’ ujar Hasan kembali.
0 komentar